Koperasi merupakan salah satu cara bagi sekelompok masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan ekonomi. Dengan koperasi masyarakat akan memperoleh akses yang jauh lebih besar dan luas ketimbang bila dilakukan secara individual atau sendiri–sendiri dalam kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, koperasi memiliki peran strategis dalam memperbaiki taraf hidup masyarakat.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Banten Hj. Airin Rachmi Diany dalam sambutannya pada acara pelantikan pengurus Dekopin Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Dekopin Kota Tangerang periode 2010-2015 di Gedung Serbaguna Al-Azhar BSD, Kamis (29/07).

Pelantikan tersebut mengukuhkan pengurus Dekopin Kota Tangsel yang diketua oleh DR. Adang Rukhiyat, MPD dan Kota Tangerang yang diketuai oleh H. Iskak Purhawanto.

Airin mengatakan, Dekopin Kota Tangsel maupun Dekopin Kota Tangerang merupakan bagian integral dari Gerakan Koperasi Indonesia yang dibentuk berdasarkan peraturan Perundangan-undangan dibidang perekonomian (undang-undang No.25 tahun 1992 serta Keputusan Presiden No. 24 tahun 1999) yang berfungsi sebagai wadah perjuangan cita-cita, nilai-nilai dan prinsip-prinsip koperasi, wadah gerakan koperasi baik di dalam maupun di luar negeri, dan mitra pemerintah dalam rangka mewujudkan pembangunan koperasi.

Menurut Airin, peran koperasi sebagai salah satu pranata sosial untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat ini sangat diperlukan. Oleh karena itu, peran koperasi ini harus didukung oleh banyak pihak. Keberhasilan koperasi dalam meningkatkan taraf hidup warga yang menjadi anggotanya ditentukan oleh partisipasi banyak pihak.

Pihak – pihak tersebut adalah pemerintah, pihak swasta atau dunia usaha, dan warga sendiri sebagai anggota. “Ke depan, peran dunia usaha dan peran pemerintah serta masyarakat harus lebih ditingkatkan untuk menjalin kemitraan dengan koperasi. Dengan demikian, akses kepada peningkatan pendapatan dan taraf hidup ini dapat ditingkatkan seiring perkembangan koperasi di Kota Tangsel maupun Kota Tangerang,” ujar adik ipar Gubernur Banten ini.

Aktivis sosial yang saat ini didesak berbagai elemen masyarakat untuk menjadi walikota Tangsel ini menuturkan, jumlah koperasi di Kota Tangsel dan Kota Tangerang berkisar lebih dari seribu koperasi yang sehat dan besar. Jika Koperasi ini dikembangkan, maka akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat maupun bagi daerah setempat.

“Ada kurang lebih seribu koperasi yang sehat dan besar, jika koperasi itu dikembangkan akan memberikan kesejahteraan bagi daerah maupun bagi masyarakat setempat. Jika sektor ini bisa diberdayakan maka akan mempunyai dampak yang besar untuk meminimalisir penganguran dan kemiskinian