Permasalahan sosial yang terjadi akibat pasar tumpah yang paling parah adalah kemacetan, pemerintah yang terkait tidak bisa mengatasi permasalahan ini dikarenakan kurangnya kordinasi antara pedagang,konsumen dan aparat yang mengatur yang mengatur jalannan.

Kejadian yang paling tidak mengenakan yang selalu dialami di pagi hari adalah kemacetan. Pagi hari berangkat kerja selalu saja dihadang oleh kemacetan jalan yang menyita waktu dan energy pagi hari. Seperti biasa pagi-pagi melewati sebuah tempat yang disebut dengan pasar pasti bermacet ria dibawah sinar mentari pagi yang mulai menampakan sinarnya yang tajam. Selalu, selalu dan selalu macet jika melewati tempat ini di pagi hari. Sambil melihat orang-orang berlalu lalang berjalan kaki atau berkendara roda dua, dalam pikiran terbersit sebuah istilah untuk menggambarkan tempat seperti ini yaitu Pasar Tumpah. Sepertinya istilah ini menjelaskan sebuah nama yaitu pasar dimana pasar adalah sebuah tempat berjualan yang sudah tidak bisa menampung lagi para penghuninya. Dan akhirnya tumpah ruah meluber ke luar ke tempat-tempat disekitar pasar. Tempat parkir, tempat pedestrian atau bahkan badan jalan yang seharusnya untuk kendaraan. Akibatnya kemacetan yang tidak disukai oleh siapapun.

Kehidupan manusia tidak dapat lepas dari kegiatan ekonomi. Selama manusia hidup selama itu pula roda ekonomi akan terus berjalan. Kegiatan ekonomi manusia adalah untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang timbul dalam kehidupan manusia itu sendiri. Salah satu pusat ekonomi manusia adalah pasar. Jika dilihat dari sudut pandang ekonomika, pasar dapat diidentivikasikan sebagai tempat pertemuan antara penjual dan pembeli, barang atau jasa yang ditawarkan untuk dijual dan terjadinya perpindahan kepemilikan. Dari pengertian diatas pasar adalah sebuah tempat dilihat dari segi fisik atau dalam bentuk kongkrit.

Secara umum kejadian seperti ini terjadi dimana-mana di kota-kota besar maupun kota-kota lain di Indonesia. Kebanyakan pasar yang ada di Indonesia dilewati oleh jalan utama yang menjadi akses penting menuju suatu tempat. Pasar tumpah menjadi budaya yang tidak dapat terpisahkan dari bangsa Indonesia. Pasar Tumpah, Paling Indonesia. Inilah salah satu penyebab kemacetan di Indonesia selain karena tidak terkontrolnya jumlah kendaraan yang beroperasi dan yang paling penting adalah sikap mental bangsa ini. Pasar Tumpah biasanya terjadi antara subuh sampai kira-kira jam Sembilan pagi. Terutama pada bulan Rhamadlan menjelang Idul fitri, pasar tumpah semakin menjadi-jadi.

Disebagian tempat lain pasar tumpah bukan hanya karena sebuah tempat yang sudah over capacity, tetapi karena penghuninya sudah tidak mau lagi tinggal didalamnya dan memakai tempat lain untuk “pasar” yang sebenarnya bukan untuk pasar. Akar masalah kembali pada mentalitas bangsa kita.

Pendapat solusi pasar tumpah penulis :

– Kordinasi antara Pedagang konsumen dan pemerintah

pemerintah seharusnya menyediakan pasilitas tempat berjualan pedagang kakilima dan mengatur pedagang sesuai aturan perundang-undangan yang ada. harus adanya ketegasan dari aparat yang terkait.

– Kesadaran Pedagang dan konsumen

kesadaran sangat penting dikarenakan pasilitas yang digunakan adalah pasilitas umum yang sering digunakan masyarakat banyak hal ini menyebabkan masalah baru yaitu kemacetan dan mengganggu kenyamanan pejalan kaki.

Sumber : http://sosbud.kompasiana.com/2011/05/10/pasar-tumpah-paling-indonesia