A.KEANGGOTAAN

Pada dasarnya keanggotaan pengurus OSIS adalah hak setiap peserta didik kelas X, XI dan XII.

Tetapi karena peserta didik kelas XII mulai awal tahun sampai akhir tahun menghadapi ujian nasional, jian sekolah dan kesibukan untuk rencana melanjutkan ke perguruan tinggi, maka pengurus OSIS biasanya dijabat peserta didik kelas X dan XI. Adapun untuk keanggotaan Majeliis Perwakilan Kelas (MPK) dijabat oleh peserta didik kelas X, XI, dan XII. Tiap kelas diwakili oleh dua orang peserta didik terpilih.

 B. ORGANISASI

Di dalam Surat Keputusan Kepala Sekolah tentang Susunan Perwakilan Kelas, Pengurus dan Pembina OSIS memuat tiga komponen utama pelaku organisasi, yaitu sebagai berikut.

Majelis Perwakilan Kelas (MPK)

Masing-masing kelas mengirimkan dua nama/ 2 orang terbaik yang mampu menyampaikan aspirasi dari anggota di kelasnya. Tugas MPK menjadi media control dan aspirasi dari siswa agar membaik situasi di sekolah tersebut. Jika jumlah kelas (Rombongan Belajar 21 kelas, maka jumlah anggota MPK = 21 x 12 orang = 42 orang.

Pengurus OSIS

Pengurus OSIS terdiri dari pengurus inti dan pengurus seksi. Pengurus inti terdiri dari umum OSIS, wakil ketua 2, sekretaris umum, wakil sekretaris 1, wakil sekretaris 2, bendahara umum, dan wakil bendahara. Jumlah pengurus harian 8 orang.

Ada 8 (delapan) seksi sehingga jumlah pengurus seksi terdiri dari ketua, sekretaris, dan 3 (tiga) anggota. Jumlah seksi ada 8 seksi sehingga jumlah pengurus seksi = 8 x 5 orang = 40 orang.

Jumlah seluruh pengurus OSIS = 8 + 40 = 48 orang. Adapun 8 seksi tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Seksi ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Seksi kehidupan berbangsa dan bernegara.
  3. Seksi pendahuluan bela Negara.
  4. Seksi kepribadian budi pekerti luhur.
  5. Seksi berorganisasi pendidikan politik dan kepemimpinan.
  6. Seksi keterampilan dan kewiraswastaan.
  7. Seksi kesegaran jasmani dan daya kreasi.
  8. Seksi persepsi, apresiasi, dan kreasi seni

Pembina OSIS dan Pembina Seksi

Pembina OSIS terdiri atas ketua (kepala sekolah), ketua I (wakil kepala sekolah bidang kesiswaan), ketua II (guru), sekretaris OSIS (guru), bendahara OSIS (guru). Semua pembina seksi dijabat oleh guru.

  PROGRAM KERJA SEKSI

Setiap seksi wajib membuat program kerja tahunan yang dibuat oleh ketua seksi, diketahui oleh ketua mum OSIS dan pembina seksi, dan disahkan oleh pembina OSIS dan kepala sekolah. Berikut adalah salah satu contoh format program kerja seksi ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.