Latest Entries »

MENTAL DISORDER

MENTAL DISORDER

( PENYAKIT MENTAL DAN PERMASALAHANNYA)

  Materi berikut ini menjelaskan mengenai perspektif mental positif yang muncul beberapa tahun ini di teori psikologi, laboratorium psikologi dan klinis. Dari banyaknya perspektif ini, diharapkan salah satunya menjadi metode standar yang digunakan untuk menentukan fungsi-fungsi positif dari mental manusia yang sehat. Sangat aneh memang, hingga saat ini belum ada metode standar untuk menentukan hal tersebut. Jumlah para teoritis yang menggunakan skala pengukuran untuk membuktikan teori mereka, pada sebagian besar justru berbeda dari keadaan yang nyata. Penelitian tersebut hanya menjadi alat saja.

Psikologi memiliki 3 misi yang berbeda, antara lain untuk merawat penyakit mental, untuk membuat kehidupan manusia lebih bermakna dan pemeliharaan bakat. Bidang psikologi atau bidang lainnya yang berkaitan dengan penyakit mental mulai memfokuskan pada perawatannya dan membangun sistem diagnostik untuk mengidentifikasi jenis-jenisnya. Panduan standar untuk itu adalah Diagnostic and Statistical Manual for Mental Disorders (American Psychiatric Association, 1994). Panduan ini dapat membantu dalam menentukan jenis penyakit dan menemukan cara mengatasi gangguan.

Meskipun penggolongan penyakit pada DSM sangat membantu banyak orang, namun disana terdapat kekurangan karena penggolongan itu didasari oleh jenis penyakit (Disease Model) dan yang merupakan korban dari gangguan tersebut (Maddux, 2002; Seligman, 2002b).

Penyakit mental itu merupakan jenis penyakit yang disebabkan karena masalah psikologis sama seperti pandangan bidang kedokteran tentang sebuah penyakit. Disease Model merupakan sebuah penyakit mental yang berbeda dari normalitas yang bisa dikenali dengan gejala yang unik dan menyebabkan penyimpangan tertentu.

Banyak cara untuk mengetahui tentang penyakit mental yang berdasarkan disease model. Istilah yang biasa digunakan disease model-‘penyakit’ mental, mental yang ‘sehat’, pathogen dan psikopatologi. Tapi tidak ada satupun yang disamakan dengan penyakit. Sebuah bukti menyatakan bahwa depresi atau  kecemasan bekerja seperti penyakit  (Seligman, 2002b). Masalah-masalah psikologis secara umum berdasarkan pengalaman emosional manusia normal yang terkontrol. Masalah psikologis dianggap sebagai keadaan yang tidak efektif pada interaksi sosial manusia daripada suatu  penyakit yang ada dalam diri manusia itu sendiri. (Maddux, 2002). Secara umum jenis penyakit sangat dangkal mengartikan masalah-masalah psikologis.

Sayangnya konsekuensi dari disease model merupakan ciptaan suatu mentalitas korban dari ahli yang menanganinya (Seligman, 2002b). Hanya karena seseorang menjadi korban dari kuman, virus dan hal lain yang menyebabkan penyakit tersebut muncul, bidang psikologi telah melihat manusia sebagai korban dari dorongan ketidaksadaran, kebutuhan dasar, keluarga atau lingkungan tempatnya berada. Dengan kata lain, manusia dilihat sebagai orang yang pasif dalam menanggapi lingkungan seperti ketidakharmonisan keluarga, yang dapat menyebabkan depresi serta kecemasan. Jika ahli dan psikoterapis memperlakukan pasien objek penderita atau korban, maka ada dua hal yang bisa terjadi, yaitu pertama, para ahli akan menanggapi pasien yang sudah tidak berdaya dan membutuhkan pertolongan. Mereka memiliki tanggung jawab penuh untuk tritmen. Kedua, self-fulfilling prophecy mulai bekerja, dan pasien melihat diri mereka sebagai orang yang tak berdaya dan membiarkan diri mereka diterapi.

Selama pandangan tentang korban terus bertambah maka akan muncul lagi edisi-edisi terbaru DSM yang menjelaskan tentang tipe-tipe penyakit mental yang baru.

Sebab-sebab Penyakit Mental

1. Kepribadian yang lemah

2. Konfli-konflik sosial dan konflik-konflik kultural yang mempengaruhi diri manusia

3. Pemasakan batin dari pengalaman yang keliru, yaitu pencernaan pengalaman oleh diri si subyek yang salah.

Bentuk-bentuk Penyakit Mental

a. Psikopat

Adalah bentuk kekalutan mental ditandai dengan tidak adanya pengorganisasian dan pengintegralan pribadi. Orang seperti ini tidak pernah bisa bertangung jawab secara moral dan selalu berkonflik dengan norma-norma sosial dan hukum, karena sepanjang hayatnya orang yang bersangkutan hidup dalam lingkungan sosial yang abnormal dan immoral yang diciptakan oleh angan-angan sendiri.

 b. Psikoneurosa

Adalah sekelompok reaksi psikis yang ditandai secara khas dengan unsur kecemasan dan secara tidak ditampilkan dengan penggunaan mekanisme pertahanan diri

KEGIATAN EKTRA KURIKULER

1.PENDAHULUAN

Sekoalh dalan rangka membekali dan  mengembangkan potesi siswa  melalui 3 kegiatan. 2 kegiatan  inti. 1 kegiatan tambahan.

Penyelenggaraan  pendidikan disekolah pada umumnya meliputi tiga kegiatan pendidikan yang bersifat intrakurikuler berupa pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM), kurikuler berupa tugas-tugas yang dikerjakan oeh peserta didik yang berkaitan dengan  KBM dan kegiatan ekstrakurikuler.

KBM biasanya berupa kegiatan pelajaran teori dan praktik, wajib diikuti oleh setiap  peserta didik. Kurikuler diikuti  oleh peserta didik yang berkaitan dengan  tugas-tugas mata pelajaran. Ekstra kurikuler adalah kegiatan yang wajib diikuti oleh peserta didik berdasrka bakat minat dan hobbynya  yang masih ada pada diri siswa.

Pada dasarnya  kegiatan  belajar/ekstrakurikuler dilakukan diluar jam pelajaran. Kegiatan dapat dilaksanakan  disekolah atau diluar sekolah.

2.TUJUAN

Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler bertujuan sebagai berikut:

  1. Memperluas wawasan  atau kemampuan, peningkatan dan penerapan pegetahuan  dan teknologi yang telah dipelajari dari berbagai kegiatan dan mata pelajaran.
  2. Meningkatkan dan memantapkan ilmu  pengetahuan peserta didik.
  3. Mengembangkan bakat, minat, kemampuan dan ketrampilan dalam upaya pembinaan pribadi.
  4. Mengenal keterkaitan anatar mata pelajaran dengan kehidupan di masyarakat.
  5. Sebagai pengisi waktu luang untuk memupuk kreativitas dan latihan kepemimpinan peserta didik.
  6. ASAS PELAKSANAN
    1. Diarahkan pada tujuan pembelajaran yang dapat dicapai.
    2. Bobot dan kesulitan  kegiatan disesuaikan dengan tingkat pendidikan  peserta didik.
    3. Sesuai dengan bakat,minat, dan kemampuan siswa
    4. Dialksanakan diluar jam pelajaran
  7. JENIS-JENIS KEGIATAN EKTRAKURIKULER
    1. Bidang keolahragaan

Vollyball, sepak bola, sepak takraw, tenis meja, bulu tangkis, bela diri dan sebagainya.

a.Bidang keagamaan

Baca Al-Qur’an,Iqro, latihan khutbah dan sebagainya

b.Bidang kesenian

Seni Musik, seni tari, seni suara, latihan vocal, seni drama, teater dan sebagainya.

c.Bidang lainnya

Pramuka, PMR, UKS, PKS, Koperasi Siswa, Wanagama, Karya Ilmiah dan sebagainya.

3.MANFAAT

Manfaat  kegiatan bagi peserta didik adalah sebagai berikut:

  1. Mengembangkan  kemampuan berpikir, misalnya karya ilmiah remaja, penelitian dan sebagainya.
  2. Menjaga kesehatan fisik, misalnya sepak bola, bulutangkis,  volley ball dan sebagainya
  3. Mengembangkan estetika, rasa keindahan dan keharmonisan, misalnya seni musik, seni suara, teater dan sebagainya.
  4. Mengembangkan sikap percaya diri, misalnya wanagama, pecinta alam dan sebagainya.
  5. Melatih berkomunikasi, misalnya latihan berpidato, berkhutbah, dan sebagainya.
  6. Mengembangkan rasa solidaritas antar teman, misalnya membentuk tim solid, kompak dalam berolah raga dan sebagainya.
  7. Melatih kepemimpinan, misalnya pramuka dan sebagainya.
  8. Mengakui keagungan Tuhan dengan mempelajari kitab suci dan sebagainya.

4. MENINGKATKAN  PRESTASI DAN CITRA SEKOLAH

Ada manfaat lain secara khusus dari pelaksanaan ekstrakurikuler  yang dilaksanakan secara terprogram artinya ada perencanaan, pelaksanaan, pengawasan evaluasi dan tindak lanjut yang dapat menigkatkan prestasi dan citra sekolah. Contoh konkrit misalnya  sekolah menjuarai bola volley  tingkat provinsi, vocal grup tingkat kabupaten. Dari contoh ini dapat ditarik manfaatnya bahwa prestasi dibidang olah raga  dan kesenian  sekolah itu bagus  dan dikenal masyarakt yang berarti citra sekolah akan bagus pula.

PROGRAM KERJA SEKSI

OSIS SMA NEGERI …….

SEKSI KETAQWAAN KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA

No.

Jenis Materi

Bentuk Kegiatan

 

1.

2.

3.

 

 

 

 

4.

 

5.

 

6.

 

7.

 

 

 

 

 

1.

2.

3.

 

4.

5.

 

 

Agama Islam

Melaksanakan ibadah

Memperingati hari besar agama

Melaksanakan amaliyah-amaliyah agama

 

 

 

Membina solidaritas dan toleransi intern antar umat beragama

Mengadakan lomba-lomba yang bersifat keagamaan

Kebersihan dan penertiban ruang secretariat dan masjid

Menyelenggarakan kegiatan ilmiah, seni, dan olahraga dalam bidang kreativitas keagamaan

 

Agama Kristen

 

Melaksanakan persekutuan

Peringatan hari besar

Pengakraban atau pengeratan tali kasih antar SMA/SMK

Peningkatan tali kasih terhadap sesame

Kebersihan dan penertiban ruang persekutuan

Acara perpisahan

 

Sholat Dhuha, sholat Dzuhur, sholat Jumat

Idul Fitri/Halal Bi Halal, Idul Adha/ Qurban

Infaq Jumat, ta’lim putra rutin, ta’lim putri rutin, diniyah bahasa arab, khidmat mushola, tahsin kajian muslimah, seminar/bedah buku, pesantren kilat, zakat fitrah, Idl Qurban

Rapat rutin, mabit, jumpa muslim, jumpa muslimah, kajian OSIS dan ROHIS

Lomba ceramah, lomba artikel islami, lomba kaligrafi

Bulletin Al-Ilmu, perpustakaan mushola kebersihan masjid dan sekitarnya.

Study club, tadabur alam ikhwan, tadabur alam akhwat, study banding

 

 

 

 

Persekutuan Siswa Kristiani (ROHKRIS)

Peringatan Natal

Persekutuan gabungan

 

Amal kasih

Pembuatan madding, telaah Alkitab

 

Pembuatan kenang-kenangan ROHKRIS, persekutuan perpisahan, pembuatan album ROHKRIS

A.KEANGGOTAAN

Pada dasarnya keanggotaan pengurus OSIS adalah hak setiap peserta didik kelas X, XI dan XII.

Tetapi karena peserta didik kelas XII mulai awal tahun sampai akhir tahun menghadapi ujian nasional, jian sekolah dan kesibukan untuk rencana melanjutkan ke perguruan tinggi, maka pengurus OSIS biasanya dijabat peserta didik kelas X dan XI. Adapun untuk keanggotaan Majeliis Perwakilan Kelas (MPK) dijabat oleh peserta didik kelas X, XI, dan XII. Tiap kelas diwakili oleh dua orang peserta didik terpilih.

 B. ORGANISASI

Di dalam Surat Keputusan Kepala Sekolah tentang Susunan Perwakilan Kelas, Pengurus dan Pembina OSIS memuat tiga komponen utama pelaku organisasi, yaitu sebagai berikut.

Majelis Perwakilan Kelas (MPK)

Masing-masing kelas mengirimkan dua nama/ 2 orang terbaik yang mampu menyampaikan aspirasi dari anggota di kelasnya. Tugas MPK menjadi media control dan aspirasi dari siswa agar membaik situasi di sekolah tersebut. Jika jumlah kelas (Rombongan Belajar 21 kelas, maka jumlah anggota MPK = 21 x 12 orang = 42 orang.

Pengurus OSIS

Pengurus OSIS terdiri dari pengurus inti dan pengurus seksi. Pengurus inti terdiri dari umum OSIS, wakil ketua 2, sekretaris umum, wakil sekretaris 1, wakil sekretaris 2, bendahara umum, dan wakil bendahara. Jumlah pengurus harian 8 orang.

Ada 8 (delapan) seksi sehingga jumlah pengurus seksi terdiri dari ketua, sekretaris, dan 3 (tiga) anggota. Jumlah seksi ada 8 seksi sehingga jumlah pengurus seksi = 8 x 5 orang = 40 orang.

Jumlah seluruh pengurus OSIS = 8 + 40 = 48 orang. Adapun 8 seksi tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Seksi ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Seksi kehidupan berbangsa dan bernegara.
  3. Seksi pendahuluan bela Negara.
  4. Seksi kepribadian budi pekerti luhur.
  5. Seksi berorganisasi pendidikan politik dan kepemimpinan.
  6. Seksi keterampilan dan kewiraswastaan.
  7. Seksi kesegaran jasmani dan daya kreasi.
  8. Seksi persepsi, apresiasi, dan kreasi seni

Pembina OSIS dan Pembina Seksi

Pembina OSIS terdiri atas ketua (kepala sekolah), ketua I (wakil kepala sekolah bidang kesiswaan), ketua II (guru), sekretaris OSIS (guru), bendahara OSIS (guru). Semua pembina seksi dijabat oleh guru.

  PROGRAM KERJA SEKSI

Setiap seksi wajib membuat program kerja tahunan yang dibuat oleh ketua seksi, diketahui oleh ketua mum OSIS dan pembina seksi, dan disahkan oleh pembina OSIS dan kepala sekolah. Berikut adalah salah satu contoh format program kerja seksi ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Aquascape

Aquascape is that life aquarium in which there is an artificial ecosystem is contrived so that we can enjoy the scenery like in the wild.

history aquascape

A contrasting approach is the nature or Japanese style, introduced in 1990 by Takashi Amano. Amano three volume series, Nature Aquarium World, sparked a wave of interest in aquarium lovers, and he has been regarded as the most influential aquascaper in the world. amano aquascapes composition seen in Japanese gardening techniques that attempt to mimic natural landscapes asymmetric arrangement of relatively few species of plants, and rocks or driftwood chosen carefully. This style is very interesting, especially from the Japanese aesthetic concepts of Wabi-sabi, which focuses on transience and minimalism, and Iwagumi, which regulates the placement of stones.

Tugas Kelompok B.indonesia 2 ( CV atau Curriculum Vitae )

1. Dadang Hariyanto

2. Dhian Reski

3. Sulaiman

Pengertian Curriculum Vitae (CV) dalam Bahasa Indonesia, yang mewakili berbagai kondisi dan situasi dari pelamar maupun penerima kerja. Semoga contoh CV ini dapat membantu Anda.

Daftar Riwayat Hidup

Contoh CV

Data Pribadi

Nama    : Florentina Putri

 Jenis kelamin : Perempuan

 Tempat, tanggal lahir : : Probolinggo, 5 Agustus 1979

 Kewarganegaraan    : Indonesia

 Status perkawinan : Menikah

 Tinggi, berat badan : 165 cm, 53 kg

 Kesehatan : Sangat Baik

 Agama  : Islam

 Alamat lengkap : : Perum Bojong Depok Baru 1, Blok ZT No.3, Cibinong 16913

 Telepon, HP  : 021 – 87903802, HP = 0817 9854 203

 E-mail   : : putri.flo@gmail.com

Pendidikan

 » Formal

1985 – 1991 : SD Gajahmada, Probolinggo

 1991 – 1994 : SMP Negeri 1, Probolinggo

 1994 – 1997  : SMU Negeri 1, Probolinggo

 1997 – 2001: Program Sarjana (S-1) Akuntansi Universitas Pancasila, Jakarta

 » Non Formal

1998 – 1999 : Kursus Komputer dan Internet di Puskom Gilland Ganesha, Jakarta

 1999 – 2002   : Kursus Bahasa Inggris di LBA Gilland Ganesha, Jakarta

 2004 – 2004         : Kursus Pajak (Brevet A & B) di FAIUP, Jakarta

KemampuanKemampuan Akuntansi dan Administrasi (Journal Printing & Calculation, Ledger, Petty Cash Payroll & Calculation, Inventory Controls, Project Data Updating, Teller, Salary Caldulation).

Sistem Perpajakan.

Kemampuan Komputer (MS Word, MS Excel, MS Power Point, MS Access, MS Outlook).

Kemampuan Internet.

Pengalaman KerjaBekerja di PT. Flamboyan Bumi Singo, Cibinong

Periode: Agustus 2001 – November 2012

 Status : Pegawai Tetap

 Posisi    : Staf Akuntansi dan Perpajakan

Uraian singkat pekerjaan :

Mengontrol persediaan dan pembelian peralatan kantor.

Turut membantu pembuatan laporan keuangan perusahaan

Mengatur jadwal pertemuan bisnis, pertemuan internal, dan perjalanan bisnis.

Melakukan surat-menyurat bisnis dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris (via internet maupun non internet).

Melakukan perhitungan pajak perusahaan.

Menerbitkan dan menerima faktur dari pemasok.

Turut membantu pelatihan pegawai baru.

 Cibinong, 23 November 2012

Tugas Kelompok B.indonesia 2 ( Kutipan )

1. Dadang Hariyanto

2. Dhian Reski

3. Sulaiman

Pengertian Kutipan

 Kutipan adalah suatu kata yang mungkin semua orang belum tahu apa maksudnya. Kutipan juga merupakan suatu gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.

 Manfaat Kutipan

Menunjukkan kualitas ilmih yang lebih tinggi.

Menunjukkan kecermatan yang lebih akurat.

Memudahkan penilaian penggunaan sumber dana.

Memudahkan pembedaan data pustaka dan ketergantungan tambahan.

Mencegah pengulangan penulisan data pustaka.

Meningkatkan estetika penulisan.

Memudahkan peninjauan kembali penggunaan referensi, dan memudahkan penyuntingan naskah yang  terkait dengan data pustaka.

 Cara Membuat Kutipan

 Demi mempermudah dalam menulis karya tulis ilmiah disini akan menjelaskan 2 cara penggunaan kutipan.

Kutipan langsung dapat dilakukan dengan cara:

Dalam bentuk aslinya, tidak disingkat, tidak dipotong, dan tidak diterjemahkan;

Dalam bahasa aslinya, kemudian diterjemahkan atau aslinya dimasukkan dalam lampiran, dan terjemahannya dimasukkan dalam teks.

Kutipan tidak langsung dapat dilakukan dengan cara:

Menggunakan kata-kata sendiri, akan tetapi pengertiannya tidak berbeda dengan ide/bahan/data orang lain yang dikutip;

Membuat tabel, peta, diagram dari data orang lain;

Menyusun bagan data orang lain;

Menyadur pendapat orang lain.

 

 Contoh Kutipan

Kutipan Langsung

Berkenaan dengan kegiatan pembalakan liar (illegal logging), seorang tokoh masyarakat mengatakan bahwa ”kegiatan illegal logging di wilayah ini sudah sangat parah, dan upaya untuk membasminya seperti menegakkan benang basah” (Suparlan, wawancara, 21 Juli 2007).

Kutipan Tidak Langsung

Gelombang demokratisasi yang ada di dunia ini bisa dibagi menjadi tiga periode, yakni demokratisasi gelombang pertama yang berlangsung antara 1828-1926, demokratisasi gelombang kedua yang terjadi antara 1943-1962, dan demokratisasi gelombang ketiga yang dimulai dari tahun 1974 sampai tahun1990-an (Huntington 1991).

Etika Bisnis

Pengertian Etika Bisnis
Etika adalah suatu cabang dari filosofi yang berkaitan dengan ”kebaikan (rightness)” atau moralitas (kesusilaan) dari perilaku manusia. Dalam pengertian ini etika diartikan sebagai aturan-aturan yang tidak dapat dilanggar dari perilaku yang diterima masyarakat sebagai baik atau buruk.
BERBISNIS DENGAN ETIKA
Epistemologi Etika Bisnis Menurut Kamus Inggris Indonesia Oleh Echols and Shadily (1992: 219), Moral = moral, akhlak, susila (su=baik, sila=dasar, susila=dasar-dasar kebaikan); Moralitas = kesusilaan; Sedangkan Etik (Ethics) = etika, tata susila. Sedangkan secara etika (ethical) diartikan pantas, layak, beradab, susila. Jadi kata moral dan etika penggunaannya sering dipertukarkan dan disinonimkan, yang sebenarnya memiliki makna dan arti berbeda. Moral dilandasi oleh etika, sehingga orang yang memiliki moral pasti dilandasi oleh etika. Demikian pula perusahaan yang memiliki etika bisnis pasti manajernya dan segenap karyawan memiliki moral yang baik. Uno (2004) membedakan pengertian etika dengan etiket. Etiket (sopan santun) berasal dari bahasa Prancis etiquette yang berarti tata cara pergaulan yang baik antara sesama menusia. Sementara itu etika, berasal dari bahasa Latin, berarti falsafah moral dan merupakan cara hidup yang benar dilihat dari sudut budaya, susila, dan agama. Jika kata etika dikaitkan dengan kata bisnis akan menjadi Etika Binis (business ethics). Steade et al (1984: 701) dalam bukunya ”Business, Its Natura and Environment An Introduction” memberi batasan yakni, ”business ethics is ethical standards that concern both the ends and means of business decision making”. Definisi etika bisnis menurut Business & Society – Ethics and Stakeholder Management (Caroll & Buchholtz, ?: dalam Iman, 2006): Ethics is the discipline that deals with what is good and bad and with moral duty and obligation. Ethics can also be regarded as a set of moral principles or values. Morality is a doctrine or system of moral conduct. Moral conduct refers to that which relates to principles of right and wrong in behavior. Business ethics, therefore, is concerned with good and bad or right and wrong behavior that takes place within a business context. Concepts of right and wrong are increasingly being interpreted today to include the more difficult and subtle questions of fairness, justice, and equity.

Pasar tumpah

Permasalahan sosial yang terjadi akibat pasar tumpah yang paling parah adalah kemacetan, pemerintah yang terkait tidak bisa mengatasi permasalahan ini dikarenakan kurangnya kordinasi antara pedagang,konsumen dan aparat yang mengatur yang mengatur jalannan.

Kejadian yang paling tidak mengenakan yang selalu dialami di pagi hari adalah kemacetan. Pagi hari berangkat kerja selalu saja dihadang oleh kemacetan jalan yang menyita waktu dan energy pagi hari. Seperti biasa pagi-pagi melewati sebuah tempat yang disebut dengan pasar pasti bermacet ria dibawah sinar mentari pagi yang mulai menampakan sinarnya yang tajam. Selalu, selalu dan selalu macet jika melewati tempat ini di pagi hari. Sambil melihat orang-orang berlalu lalang berjalan kaki atau berkendara roda dua, dalam pikiran terbersit sebuah istilah untuk menggambarkan tempat seperti ini yaitu Pasar Tumpah. Sepertinya istilah ini menjelaskan sebuah nama yaitu pasar dimana pasar adalah sebuah tempat berjualan yang sudah tidak bisa menampung lagi para penghuninya. Dan akhirnya tumpah ruah meluber ke luar ke tempat-tempat disekitar pasar. Tempat parkir, tempat pedestrian atau bahkan badan jalan yang seharusnya untuk kendaraan. Akibatnya kemacetan yang tidak disukai oleh siapapun.

Kehidupan manusia tidak dapat lepas dari kegiatan ekonomi. Selama manusia hidup selama itu pula roda ekonomi akan terus berjalan. Kegiatan ekonomi manusia adalah untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang timbul dalam kehidupan manusia itu sendiri. Salah satu pusat ekonomi manusia adalah pasar. Jika dilihat dari sudut pandang ekonomika, pasar dapat diidentivikasikan sebagai tempat pertemuan antara penjual dan pembeli, barang atau jasa yang ditawarkan untuk dijual dan terjadinya perpindahan kepemilikan. Dari pengertian diatas pasar adalah sebuah tempat dilihat dari segi fisik atau dalam bentuk kongkrit.

Secara umum kejadian seperti ini terjadi dimana-mana di kota-kota besar maupun kota-kota lain di Indonesia. Kebanyakan pasar yang ada di Indonesia dilewati oleh jalan utama yang menjadi akses penting menuju suatu tempat. Pasar tumpah menjadi budaya yang tidak dapat terpisahkan dari bangsa Indonesia. Pasar Tumpah, Paling Indonesia. Inilah salah satu penyebab kemacetan di Indonesia selain karena tidak terkontrolnya jumlah kendaraan yang beroperasi dan yang paling penting adalah sikap mental bangsa ini. Pasar Tumpah biasanya terjadi antara subuh sampai kira-kira jam Sembilan pagi. Terutama pada bulan Rhamadlan menjelang Idul fitri, pasar tumpah semakin menjadi-jadi.

Disebagian tempat lain pasar tumpah bukan hanya karena sebuah tempat yang sudah over capacity, tetapi karena penghuninya sudah tidak mau lagi tinggal didalamnya dan memakai tempat lain untuk “pasar” yang sebenarnya bukan untuk pasar. Akar masalah kembali pada mentalitas bangsa kita.

Pendapat solusi pasar tumpah penulis :

– Kordinasi antara Pedagang konsumen dan pemerintah

pemerintah seharusnya menyediakan pasilitas tempat berjualan pedagang kakilima dan mengatur pedagang sesuai aturan perundang-undangan yang ada. harus adanya ketegasan dari aparat yang terkait.

– Kesadaran Pedagang dan konsumen

kesadaran sangat penting dikarenakan pasilitas yang digunakan adalah pasilitas umum yang sering digunakan masyarakat banyak hal ini menyebabkan masalah baru yaitu kemacetan dan mengganggu kenyamanan pejalan kaki.

Sumber : http://sosbud.kompasiana.com/2011/05/10/pasar-tumpah-paling-indonesia

 

Sebelum lebih jauh membahas lensa mata atau kontak lensa, pernah mendengar penggunaan lensa mata atau kontak lensa di sekitar kalian bahkan kalian sendiri sebagai penggunanya?

Anatomi Lensa Lensa adalah suatu struktur bikonveks, avaskular tak berwarna dan transparan. Tebal sekitar 4 mm dan diameternya 9 mm. Dibelakang iris lensa digantung oleh zonula ( zonula Zinnii) yang menghubungkannya dengan korpus siliare. Di sebelah anterior lensa terdapat humor aquaeus dan disebelah posterior terdapat viterus. Kapsul lensa adalah suatu membran semipermeabel yang dapat dilewati air dan elektrolit. Disebelah depan terdapat selapis epitel subkapsular. Nukleus lensa lebih keras daripada korteksnya. Sesuai dengan bertambahnya usia, serat-serat lamelar subepitel terus diproduksi, sehingga lensa lama-kelamaan menjadi kurang elastik. Lensa terdiri dari enam puluh lima persen air, 35% protein, dan sedikit sekali mineral yang biasa ada di jaringan tubuh lainnya. Kandungan kalium lebih tinggi di lensa daripada di kebanyakan jaringan lain. Asam askorbat dan glutation terdapat dalam bentuk teroksidasi maupun tereduksi.

Penggunaan lensa mata di kalangan remaja sekarang ini sudah sangat berkembang dikarenakan foktor-faktor berikut :

1.faktor budaya

Faktor ini berpengaruh terhadap pengguna di kalangan remaja karena dijadikan budaya dan gaya hidup pengguna lensa mata atau kontak lensa.

faktor sosial :

Faktor ini menyebabkan sosial pengguna berpengaruh dikarenakan lensa mata sekrang ini  sudah berkembang sangat pesat dari bentuk,warna dan harga lensa mata. dari harga yang terjangkau sampai harga mahal sudah menyebar di pasaran. maka dari itu pengguna yang status sosial menengah ke atas memilih lensa yang bagus, otomatis harga lensa juga mahal.

Faktor psikolgi :

kalangan pengguna merasakan suatu perubahan dalam dirinya menjadi lebih percaya diri dikarenakan memakai lensa mata atau kontak lensa. penggunaan lensa mata menjadi lebih praktis dan nyaman.

Tugas Sofskil

Nama : Dadang Hariyanto

NPM   : 14209434

KLs     : 3ea02

sumber  : wikepedia indonesia